Kabar Desa


Kabar Desa Detail

5 DESA DI KECAMATAN WELERI IKUTI ORIENTASI PENDATAAN KELUARGA TAHUN 2021

5 DESA DI KECAMATAN WELERI IKUTI ORIENTASI PENDATAAN KELUARGA TAHUN 2021
Pendataan Keluarga di Jawa Barat Dimulai April Hingga Mei 2021, Ada  Indikator Stunting
bumiayu.desa.id  Bumiayu menjadi tuan rumah kegiatan Orientasi Kader Pendata program Pendataan keluarga Tahun 2021 . Kegiatan ini akan diikuti oleh 16 Desa yang ada di Kecamatan Weleri meliputi Kader PPKBD dan Sub PPKBD serta Kader lain apabila ada kekurangan Pendata. Selama 3 Hari Seluruh Kader akan dibekali tatacara Dalam Pengisian Formulir maupun input di aplikasi berbasis android di smartphone (16/03).
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan
 
Hari pertama Pelatihan diikuti oleh 5 Desa  sebagai pembuka,diantaranya Desa Bumiayu, Desa Manggungsari, Desa Sumberagung, desa Penaruban dan Desa Tratemulyo. untuk 5 Desa ini menggunakan metode manual dalam input data Pendataan keluarga Tahun 2021 ,yaitu dengan mencatat di Formulir yang sudah disediakan. Acara dibuka oleh Dwi santoso Selaku sekdes Bumiayu mewakili Kepala Desa yang mengampu sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Dwi menyampaikan bahwa sebelum melakukan pendataan,agar seluruh kader yang ditunjuk untuk meminta dibuatkan SK Kader Pendata kepala kepala desa masing masing,sebagai dasar bahwa kegiatan ini benar benar legal dan mendapat perhatian khusus dari desa, selain itu dengan adanya pendataan keluarga ini sangat membantu desa juga,karena dapat mengetahui secara update jumlah KK maupun penduduk per buan mei 2021,semoga ibu-ibu kader dapat melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik,cepat dan tepat,imbuhnya dalam sambutan tersebut.
 Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan
Materi pertama dipaparkan langsung oleh Koordinator/Ketua penyuluh KB Kecamatan Weleri Rosikun, yang menggantikan bu sri haryati dikarenakan per 30 Maret 2021 akan memasuki masa Purna/Pensiun. Sebelumnya rosikun menjabat sebagai PLKB di Kecamatan rowosari Kabupaten Kendal. Pendataan Keluarga tahun 2021 menjadi program nasional BKKBN karena dilaksanakan pada awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2021-2024.  Pendataan Keluarga tahun 2021, BKKBN juga akan memasukkan indicator baru yang digunakan untuk mengukur Indeks Pembangunan Keluargayang diharapkan dapat menjawab kebutuhan data dan informasi keluarga untuk kepentingan penyusunan program dukungan/ intervensi oleh pemerintah dan mengakomodir kebutuhan sektor lain, khususnya dalam upaya mendukung pengembangan SDM Indonesia serta pengentasan keluarga dari kemiskinan/ketertinggalan.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan
Pendataan keluarga akan menghasilkan profil secara langsung akan menghasilkan profil keluarga termasuk proful pasangan usia subur yang sudah mengikuti program keluarga berencana maupun yang belum, menghasilkan data PUS yang akurat dan lengkap by name by adres, dimana basis data keluarga termasuk profil PUS ini tidak tersedia pada sumber data manapun, kecuali hanya dapat diperoleh pada saat pendataan keluarga, tandasnya.

Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan

Rosikun menambahkan bahwa Pendataan keluarga tahun 2021 , BKKBN memasukkan indicator baru yang akan digunakan untuk mengukur indeks pembangunan keluarga dan stunting yang diharapkan dpat digunakan sebagai sumber data dan informasi keluarga untuk program/dukungan / intervensi oleh pemerintah dan mengakomodir kebutuhn sector lain, khususnya dalam upaya mendukung pengembangan SDM Indonesia serta pengentasan keluarga dari kemiskinan dan ketertinggalan.

Mungkin gambar 2 orang, termasuk KAKAK DWI SANTOSO, orang berdiri, dalam ruangan dan teks yang menyatakan 'Pandu Penda Penda bkkbn ORIENT ASI KADER PENDATA PENDATAAN KELUARGA TAHUN 2021 /PK21 KECAMATAN WELERI KABUPATEN KENDAL TC'

 

Materi kedua disampaikan oleh Fitri Staf di Penyuluh KB Kecamatan Weleri yang menjelaskan tentang Pengisian Pendataan Keluarga melalui Smartphone berbasis Android. Pendataan Keluarga 2021 semestinya dilakukan pada 2020 lalu. Namun karena waktu penetapan pelaksanaannya di tahun lalu merupakan awal pandemi CoViD-19, maka diundur ke 2021. “Karena ini juga menyangkut kunjungan ke rumah warga, maka tidak bisa dilaksanakan di 2020, jadi diubah menjadi tahun 2021 saat ini. Pendataan keluarga akan dimulai 1 April-31 Mei 2021,” ungkapnya.

Mungkin gambar berdiri

Dijelaskan Fitri, 70% proses Pendataan Keluarga 2021 akan dilakukan menggunakan smartphone. Sementara sisanya 30% dilakukan dengan mengisi kertas formulir. Untuk hari ini karena 5 desa yang diundang adalah yang menggunakan kertas formulir,maka para peserta hanya dibekali sekilas informasi saja tentang input via smartphone. (DWI)

*


Di postkan pada 2021-03-17 07:17:39 | Artikel Dikunjungi : 396x