Mengapa Kita Harus Vaksin Dosis Ketiga Atau Booster ?

Mengapa Kita Harus Vaksin Dosis Ketiga Atau Booster ?

 

bumiayu.desa.id -Mengapa Kita Harus Vaksin Dosis Ketiga Atau Booster ? Pertanyaan itu selalu kita dengar ketika dari Pemerintah desa maupun puskesmas mengadakan sosialisasi ke masyarakat. Lantas seberapa pentingnya vaksin booster ini, Program vaksin booster ini salah satu bentuk upaya lanjutan dari vaksinasi primer atau dosis penuh bagi 1 kali atau 2 kali suntik tergantung jenis vaksinnya. Vaksinasi booster ialah upaya mengembalikan imunitas dan proteksi klinis yang menurun di populasi .

Mungkin gambar 8 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan

Awal tahun 2022 mulai gencar diadakan Vaksin Booster terutama bagi masyarakat yang sudah berjarak lebih dari 6 bulan dari vaksin kedua. Dari sisi kesehatan, setidaknya terdapat 3 alasan penting:

1. Adanya kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak 6 bulan pasca vaksinasi terutama di tengah kemunculan varian-varian covid-19 baru termasuk varian Omicron. 

2. Sebagai bentuk usaha adaptasi masyarakat hidup dimasa pandemi COVID-19 demi kesehatan jangka panjang.

3. Memenuhi hak setiap orang Indonesia utk mengakses vaksin demi perlindungan diri dan komunitas.

Mungkin gambar 5 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan

Kapan Sebaiknya Booster Vaksin Dosis Ketiga COVID-19 Diberikan? Ada beberapa jenis vaksin yang tersedia untuk diberikan sebagai dosis ketiga vaksin COVID-19, yaitu vaksin Sinovac (CoronaVac), AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Zifivax. Berikut ini adalah jarak pemberian dosis booster setelah dosis kedua:

1. Vaksin Sinovac (CoronaVac): minimal 6 bulan setelah vaksin dosis kedua
2. Vaksin AstraZeneca: minimal 6 bulan setelah vaksin dosis kedua
3. Vaksin Moderna: minimal 6 bulan setelah vaksin dosis kedua
4. Vaksin Pfizer: minimal 6 bulan setelah vaksin dosis kedua
5. Vaksin Zifivax: minimal 6 bulan setelah vaksin dosis kedua


Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan mengapa vaksin booster COVID-19 diberi jeda waktu tersebut. Menurut beberapa riset, sebagian besar orang bisa mengalami penurunan kadar antibodi terhadap COVID-19 dalam waktu sekitar 6 bulan setelah mendapatkan vaksin COVID-19 dosis lengkap. Ini menjadi salah satu alasan mengapa vaksin booster COVID-19 perlu diberikan, terutama untuk kelompok yang rentan terkena COVID-19, seperti para tenaga kesehatan, lansia, dan penderita penyakit komorbid.

Mungkin gambar 4 orang dan orang duduk

jenis vaksin booster COVID-19 yang direkomendasikan adalah vaksin yang sama dengan jenis vaksin yang diterima sebelumnya (homolog). Namun, jika jenis vaksin yang digunakan pertama kali sudah tidak tersedia, pemberian vaksin booster dari jenis vaksin lainnya (heterolog) masih diperbolehkan. Misalnya, pada orang yang sebelumnya mendapatkan vaksin lengkap Sinovac, ia boleh mendapatkan vaksin Moderna sebagai booster vaksin dosis ketiga COVID-19.Ini karena pertimbangan bahwa pemberian vaksin booster berperan penting dalam meningkatkan kembali pembentukan antibodi untuk melawan virus Corona, meski jenis vaksin yang digunakan tidak sama dengan jenis vaksin sebelumnya.


Dipost : 2022-02-21 15:09:24 | Dilihat : 14002