Serunya Sayembara Panjat Pinang Warga RT 11 dan RT 12 Timbang, Wujud Semangat Kebersamaan di Hari Kemerdekaan
Bumiayu, 10 Agustus 2025 – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Dusun Timbang berlangsung sangat meriah. Pada Minggu sore, 10 Agustus 2025, warga RT 11 dan RT 12 RW 04 Desa Bumiayu menggelar sayembara panjat pinang yang menjadi tontonan seru sekaligus hiburan rakyat. Ratusan warga tumpah ruah menyaksikan keseruan lomba yang penuh keringat, tawa, dan sorak sorai kebahagiaan.
Dua batang pinang yang dipasang di lapangan RT 12 menjadi pusat perhatian. Bagian atasnya dipenuhi berbagai hadiah menarik seperti peralatan rumah tangga, kebutuhan sehari-hari, hingga hadiah hiburan yang membuat warga semakin bersemangat untuk memanjat. Dengan tubuh yang dilumuri oli dan licin, para peserta berusaha keras mencapai puncak demi meraih hadiah.
Ketua RT 11, Alex Susanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba panjat pinang merupakan tradisi turun-temurun yang tidak boleh hilang. “Panjat pinang ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga mengajarkan kita arti perjuangan dan kerja sama. Seperti para pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan, kita pun harus berjuang bersama untuk mencapai tujuan,” ujar Alex.
Sementara itu, Ketua RT 12, Yasin, menekankan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kebersamaan antarwarga. “Saya merasa bangga melihat warga RT 11 dan RT 12 bisa bergabung dalam satu acara. Inilah semangat persatuan yang harus kita jaga. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilestarikan sebagai warisan budaya dalam perayaan HUT RI,” ucap Yasin disambut tepuk tangan warga.
Kemeriahan lomba semakin terasa saat kelompok pertama mulai mencoba memanjat. Suara sorak penonton menggema, memberi semangat kepada peserta yang jatuh bangun mencoba menaklukkan licinnya batang pinang. Gelak tawa pun pecah setiap kali peserta tergelincir, namun semangat pantang menyerah tetap terpancar dari wajah mereka.
Tidak hanya kaum muda, para bapak-bapak pun ikut serta memanjat pinang, menambah semarak suasana. Kerja sama tim terlihat sangat menonjol, di mana peserta saling menopang, bahu-membahu, hingga akhirnya berhasil mencapai hadiah yang tergantung di atas. Saat hadiah berhasil diturunkan, sorak sorai dan tepuk tangan warga semakin riuh, menciptakan momen kebahagiaan bersama.
Selain menyajikan hiburan, sayembara panjat pinang juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarwarga. Anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia semua larut dalam suasana gembira. Bagi warga, kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan jauh lebih berharga daripada sekadar hadiah yang didapatkan.
Dengan berakhirnya acara, warga RT 11 dan RT 12 berharap tradisi ini tetap dilestarikan setiap tahun. Panjat pinang bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga simbol perjuangan, persatuan, dan semangat pantang menyerah yang sejalan dengan nilai kemerdekaan. Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga Dusun Timbang, Desa Bumiayu.
(DWI)
Share :